Manusia hidup di
permukaan bumi bersama-sama dengan komponen lingkungan lainnya, berupa komponen
biotik, yaitu hewan, tumbuhan, dan jasad renik, serta komponen abiotik (tidak
hidup).
Secara langsung
maupun tidak, secara disadari ataupun tidak semua unsur-unsur lingkungan yang
ada di sekitar senantiasa memberikan manfaat bagi hidup dan kehidupan manusia.
Sebagai contoh, untuk memenuhi kebutuhan makanan, manusia memanfaatkan tumbuhan
dan hewan. Selain itu, dalam proses pernafasan manusia senantiasa menghirup
oksigen yang terdapat di atmosfer.
Secara umum beberapa
manfaat unsur lingkungan hidup bagi manusia antara lain sebagai berikut.
- Ruang muka bumi sebagai tempat berpijak dan beraktivitas
sehari-hari.
- Tanah dapat dijadikan areal lahan untuk kegiatan ekonomi,
seperti lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan, aktivitas sosial lainnya.
- Unsur udara (oksigen) sangat bermanfaat untuk bernafas manusia
dan hewan.
- Komponen hewan dan tumbuhan merupakan sumber bahan makanan bagi
manusia.
- Sumber daya alam yang terkandung dalam lingkungan hidup dapat
dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
- Mikroorganisme atau jasad renik sangat berperan dalam proses
penguraian sisa-sisa jasad hidup yang telah mati sehingga tidak terjadi
penumpukan bangkai makhluk hidup, tetapi hancur dan kembali menjadi unsur-unsur
tanah.
Berdasarkan
penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kelang sungan kehidupan manusia
sangat bergantung dari unsur-unsur lingkungan lainnya. Manusia hanyalah salah
satu dari komponen lingkungan tersebut. Jika manusia menginginkan kelangsungan
kehidupannya, manusia hendaknya sadar benar bahwa kelestarian komponen-komponen
lingkungan hidupnya harus senantiasa terjaga dari kehancuran bahkan kepunahan.
Hubungan
antarmakhluk hidup, terutama manusia dan lingkungan-nya, sebenarnya telah
berlangsung sejak manusia lahir. Begitu seseorang lahir ke dunia, secara
langsung ataupun tidak dia sudah melakukan interelasi dengan lingkungan
hidupnya, seperti memanfaatkan oksigen di udara untuk bernafas. Setelah lebih
besar, tingkat kebergan tungan terhadap lingkungan tentunya semakin tinggi,
sejalan perkembangan kebutuhannya. Semua kebutuhan itu tentunya didapat melalui
interaksi dengan lingkungan baik lingkungan alam, sosial, dan budaya.